Bukan sebaliknya mengatasnamakan Tuhan tetapi menikmati hidup atas penderitaan rakyat miskin
…Menjalankan fungsi “kenabian” untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan sekalipun dengan resiko ditolak
…Bahwa jika kepalanya lurus maka yang dibawahnya tidak berani untuk tidak lurus
…Bedanya kami melakukan pendidikan politik untuk menyadarkan rakyat
untuk memilih (pemimpin yang Bersih, Transparan dan Profesional) bukan
memilih karena diberi baju kaos atau uang.
…Kalau ada pendidikan maka tidak boleh ada pengotakan/diskriminasi
…Motivasi saya jadi bupati bukan untuk mengeruk keuntungan pribadi
…Kita harus berani keluar tinggalkan zona nyaman
…Yang dibutuhkan (calon pemimpin) bukan suara rakyat saja, tetapi bagaimana mendapatkan hati rakyat
…Terus mencari dan memotivasi pemuda-pemuda idealis, terdidik dan mampu secara ekonomi untuk tidak apatis
Mungkin hanya sekedar rangkaian kata, namun kata-kata diatas jika
diresapi maka memiliki makna yang luas yang bedasarkan pada kejujuran
sebagai landasan bekerja, berinteraksi dengan masyarakat luas untuk
mencapai tujuan yang lebih baik.[Sak]